Basarnas Palangka Raya Intensifkan Operasi SAR di Tengah Tantangan Geografis Kalteng

waktu baca 2 menit
Senin, 23 Feb 2026 03:49 31 Redaksi Kalteng

PALANGKA RAYA, MEDIATNI-POLRI.ID – Upaya pencarian dan pertolongan terus digencarkan oleh Basarnas melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya.

Kondisi geografis Kalimantan Tengah yang didominasi sungai dan hutan menjadi tantangan tersendiri dalam setiap pelaksanaan operasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya,
Anak Agung Ketut Alit Supartana, menyampaikan bahwa luasnya wilayah Kalimantan Tengah dengan karakteristik perairan dan kawasan pedalaman meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan yang membahayakan manusia.

Menurutnya, sebagian besar operasi yang ditangani berkaitan dengan kondisi membahayakan manusia, seperti orang hilang di sungai, korban diterkam buaya, hingga kecelakaan kapal-kapal kecil yang mayoritas terjadi di aliran sungai.

Selain itu, ada pula laporan warga hilang di kawasan hutan saat mencari kayu bakar maupun berkebun.

“Kebanyakan operasi yang kami tangani yaitu kondisi membahayakan manusia, orang yang hilang di sungai atau diterkam buaya. Bahkan ada kecelakaan kapal-kapal kecil yang semuanya lebih banyak di sungai dan ada juga yang hilang di hutan dalam rangka mencari kayu bakar ataupun di kebun,” ujarnya, dikutip Senin (23/2/2026).

Ia menambahkan, selain meningkatkan keterampilan para rescuer, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna memperkuat kesadaran dan kemampuan menjaga keselamatan diri.

Edukasi tersebut difokuskan bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, mengingat wilayah tersebut kerap menjadi lokasi terjadinya insiden.

“Di awal Februari 2026 kami sudah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di bantaran sungai, khususnya di Palangka Raya, terkait bagaimana melaksanakan aktivitas di perairan dengan mengutamakan keselamatan diri, baik nelayan maupun warga yang tinggal di sekitar sungai,” jelasnya.

Melalui langkah tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya aspek keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun hutan. Tanpa kesadaran dan kewaspadaan, potensi kelalaian yang berujung pada kecelakaan dinilai akan terus terjadi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan SAR di wilayahnya. Sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko serta mempercepat penanganan saat terjadi kondisi darurat.
(Tbk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA