KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.IDI.ID – Petugas BKSDA Resort Sampit bersama pihak PT Sukajadi Sawit Mekar bagian Biodiversity melaksanakan kegiatan pengawasan di areal High Conservation Value (HCV) perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 15.40 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah.
Ia menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan sebagai upaya mencegah serta meminimalisir dampak aktivitas pertambangan ilegal (illegal mining) terhadap lingkungan.
“Bersama pihak perusahaan, kami memberikan pengarahan terkait dampak negatif dari kegiatan illegal mining terhadap lingkungan, khususnya ekosistem sungai,” ujar Muriansyah, Jumat (13/2/2026).
Dalam sosialisasi tersebut, petugas menekankan bahwa aktivitas pertambangan ilegal dapat menyebabkan pencemaran sungai, air menjadi tidak layak konsumsi, menimbulkan gangguan kesehatan seperti gatal-gatal, serta menurunnya populasi ikan yang berdampak pada mata pencaharian masyarakat.

Selain memberikan edukasi, pihak perusahaan juga menawarkan solusi alternatif kepada masyarakat dengan membuka peluang kerja di lingkungan PT Sukajadi Sawit Mekar. Lowongan yang ditawarkan antara lain sebagai pemanen dan pekerjaan lainnya sesuai dengan keahlian masing-masing.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pemulihan lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman sebanyak 300 batang bibit pohon di areal bekas aktivitas illegal mining.
Penanaman ini diharapkan mampu mempercepat proses rehabilitasi lahan sekaligus menjaga kelestarian kawasan bernilai konservasi tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BKSDA dan pihak perusahaan dapat terus terjalin dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong masyarakat untuk beralih dari aktivitas yang merusak lingkungan ke pekerjaan yang lebih berkelanjutan.
(Tbk)
Tidak ada komentar