Pawai Carnaval Budaya Meriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 dan HUT Pemkab ke-75

waktu baca 2 menit
Sabtu, 11 Apr 2026 14:51 17 Redaksi Kalteng

KUALA KAPUAS, MEDIATNI-POLRI.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Pawai Carnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas Tahun 2026, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan berlangsung meriah di wilayah Kota Kuala Kapuas dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat.

Acara yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB ini dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Kapuas beserta istri, Wakil Bupati Kapuas beserta istri, perwakilan Dandim 1011/Kuala Kapuas, perwakilan Kapolres Kapuas, Kajari Kapuas, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, serta jajaran kepala instansi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kapuas, pembacaan doa, serta sambutan Bupati Kapuas.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas H.Muhammad Wiyatno, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemkab Kapuas merupakan momen bersejarah yang sarat makna.

“Angka 220 dan 75 mencerminkan perjalanan panjang, penuh perjuangan, serta ketangguhan masyarakat Kapuas dalam membangun daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa karnaval budaya menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya serta keberagaman suku yang hidup rukun di Kabupaten Kapuas. Menurutnya, budaya merupakan identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang memperkaya, sejalan dengan semangat ‘Tingang Menteng Panunjung Tarung’,” tambahnya.

Bupati Kapuas kemudian secara resmi melepas peserta pawai carnaval budaya, dengan harapan kegiatan tersebut dapat mempererat persatuan sekaligus mendorong kemajuan daerah yang mandiri dan sejahtera.

Adapun rute pawai dimulai dari Stadion Panunjung Tarung di Jalan Maluku, kemudian melintasi Jalan Patih Rumbih, Jalan Tambun Bungai, Jalan Kenanga, Jalan Melati, Jalan Teratai, Jalan Ahmad Yani, dan kembali ke Jalan Tambun Bungai sebelum finis di lokasi awal.

Sekitar 1.500 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini, yang terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat, mahasiswa, perwakilan instansi dan organisasi, serta masyarakat umum.

Beragam penampilan budaya ditampilkan sepanjang rute, menambah semarak suasana dan menarik perhatian warga yang memadati sisi jalan.

Kegiatan berakhir pada pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya sekaligus menjadikan acara ini sebagai sarana hiburan bagi warga.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya daerah, meskipun tetap diperlukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan dan menjaga ketertiban selama berlangsungnya acara.
(BHL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA