Waspada Uang Palsu Jelang Idulfitri, Polda Kalteng Imbau Masyarakat Terapkan Metode 3D

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Feb 2026 04:28 40 Redaksi Kalteng

PALANGKA RAYA, MEDIASUARAKALTENG.ID – Ramadan 1447 Hijriah yang identik dengan meningkatnya aktivitas jual beli, ternyata juga menyimpan potensi ancaman peredaran uang palsu. Polda Kalimantan Tengah mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat mengungkapkan, lonjakan perputaran uang tunai di masyarakat kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk mengedarkan uang palsu.

“Menjelang Idulfitri aktivitas transaksi masyarakat meningkat, sehingga potensi peredaran uang palsu juga ikut naik. Kami minta masyarakat lebih teliti saat menerima uang,” ujar Kombes Pol Budi Rachmat, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, sejumlah lokasi yang perlu diwaspadai antara lain pusat perbelanjaan, pasar tradisional, hingga jasa penukaran uang musiman. Tingginya mobilitas dan volume transaksi tunai dalam suasana ramai seringkali membuat masyarakat lengah dalam memeriksa keaslian uang.

Kondisi tersebut menjadi celah bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk menyisipkan uang palsu di tengah transaksi yang berlangsung cepat, terutama saat kepadatan pembeli meningkat.

“Kami mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru saat menerima uang, terutama dalam jumlah besar,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian mengajak masyarakat menerapkan metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang. Cara sederhana ini dinilai efektif untuk mengenali ciri keaslian uang rupiah.

Dengan metode tersebut, masyarakat dapat memeriksa tekstur kertas, tanda air, hingga benang pengaman yang menjadi ciri khas uang asli. Upaya ini diharapkan mampu meminimalisir risiko menjadi korban penipuan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melapor apabila menemukan indikasi peredaran uang palsu. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110 atau langsung ke kantor kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti petugas.

Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan momentum Ramadan dan Idulfitri dapat berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya gangguan peredaran uang palsu.
(Tbk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA