Pembukaan Pokjar Cahaya Ganepo, Perluas Akses Pendidikan Kesetaraan di Kecamatan Seranau

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Jan 2026 08:13 40 Redaksi Kalteng

KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – PKBM Rimba Makmur Seranau resmi membuka Kelompok Belajar (Pokjar) Cahaya Ganepo di Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Kamis (22/1/2026).

Pembukaan ini menjadi langkah awal pemerataan akses pendidikan kesetaraan bagi masyarakat desa yang selama ini terkendala jarak dan keterbatasan fasilitas pendidikan.

Kepala PKBM Rimba Makmur Seranau, Erlina Ryanti, S.Pd, menjelaskan bahwa PKBM Rimba Makmur Seranau merupakan satu lembaga yang menaungi beberapa kelompok belajar (pokjar) di Kecamatan Seranau. Kehadiran Pokjar Cahaya Ganepo menjadi yang pertama di Desa Ganepo.

“Di desa lain di Kecamatan Seranau sudah ada pokjar, sementara di Ganepo belum ada. Karena jarak antar desa cukup berjauhan, maka kami membentuk pokjar di sini agar masyarakat lebih mudah mengakses pendidikan,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan pembukaan pokjar tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ganepo Cici Lili Rianty, Wakil Kepala Zona Seranau PT Rimba Makmur Utama (RMU) Saiful Anwar beserta staf, Kepala Sekolah SMP Meranti Mustika dan Dewan Guru sebagai fasilitator, serta para Ketua RT dan RW setempat.

Pada tahap awal, Pokjar Cahaya Ganepo diikuti oleh 20 peserta didik, yang terdiri dari murid baru tahun ajaran berjalan serta peserta didik pindahan dari Pokjar Sinar Fajar di Desa Terantang yang dikembalikan untuk mengikuti proses belajar di desa asal mereka.

Erlina juga menjelaskan bahwa awal terbentuknya pokjar-pokjar di bawah naungan PKBM Rimba Makmur Seranau tidak terlepas dari dukungan PT Rimba Makmur Utama (RMU).

PKBM ini mulai berdiri pada Agustus 2024 dan Terakreditasi C di tahun 2025 lalu dengan beberapa pokjar yang telah terbentuk sebelumnya, antara lain Pokjar Sinar Fajar di Desa Terantang, Pokjar Batuah Maju di Desa Batuah, serta Pokjar Pipisan Gemilang Jaya di Kelurahan Mentaya Seberang.

“Walaupun pokjarnya banyak dan tersebar, naungannya tetap satu, yaitu PKBM Rimba Makmur Seranau. Tujuannya untuk mempermudah akses pendidikan dan proses belajar masyarakat desa,” jelasnya.

Sebagian besar peserta didik di Pokjar Cahaya Ganepo berada pada usia produktif di bawah 21 tahun, yang diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan kesetaraan dan meningkatkan kualitas hidup mereka ke depan.

Sementara itu, Pendamping dari PT Rimba Makmur Utama (RMU), Hayatunisa, berharap Pokjar Cahaya Ganepo dapat menjadi solusi bagi masyarakat desa yang putus sekolah atau belum sempat mengenyam pendidikan formal.

“Pokjar ini diharapkan menjadi tempat pendidikan masyarakat desa, membuka peluang kerja dan usaha melalui penguatan lifeskill. Dengan pendidikan, warga dapat lebih mudah mengembangkan usaha di bidang pertanian, UMKM, serta mengelola ekonomi keluarga dengan lebih baik,” pungkasnya.
(Tbk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA