PALANGKA RAYA, MEDIASUARAKALTENG.ID – Kebakaran melanda area taman bermain Puja Sera di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 17.02 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga warung makan dan satu warung yang menjual mainan anak-anak.
Bangunan warung yang terbakar diketahui terbuat dari material kayu dengan atap seng sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lainnya yang berada berdekatan.
Empat warung yang terdampak kebakaran tersebut diketahui milik Alan, Udinsyah, Saprina, dan Yadi Mulyadi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Salah seorang saksi, Andi, pedagang mainan anak-anak, mengatakan saat kejadian dirinya sedang mempersiapkan barang dagangan. Ia kemudian melihat api muncul dari salah satu warung makan yang berada di bagian tengah area tersebut.

“Saya melihat api tiba-tiba muncul di dekat warung makan di bagian tengah. Tidak lama kemudian ada yang berteriak ‘api’, lalu saya bersama warga langsung mencoba memadamkan api dengan ember berisi air,” ujarnya.
Saksi lainnya, Rahmad, pedagang pentol di lokasi tersebut, mengaku sempat melihat api muncul dari arah belakang area warung. Ia kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk membantu memadamkan api.
“Masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung berdatangan membantu menyiram api menggunakan air, namun api semakin membesar,” katanya.
Api baru berhasil dipadamkan setelah sejumlah tim pemadam kebakaran dan relawan tiba di lokasi kejadian.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sedikitnya tujuh unit armada diterjunkan, terdiri dari satu unit relawan Hiu Putih, satu unit mobil pemadam Sabhara Polda Kalimantan Tengah, satu unit Damkar Kecamatan Jekan Raya, satu unit relawan Jekan Raya, serta tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Palangka Raya.

Setelah dilakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.37 WIB dalam kondisi aman dan terkendali. Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun faktor lain yang memicu terjadinya kebakaran.
Peristiwa ini menambah catatan kebakaran di Kota Palangka Raya, terutama pada bangunan semi permanen yang terbuat dari bahan mudah terbakar dan memiliki jarak bangunan yang berdekatan sehingga memudahkan api cepat menyebar.
(BHL/Tbk)
Tidak ada komentar