KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – Kebakaran hebat terjadi pada sebuah tongkang di kawasan Pelabuhan Kota Besi, tepatnya di Jalan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Sabtu (28/3/2026) sore. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya turut menjadi korban.
Informasi kejadian pertama kali diterima petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur pada pukul 17.42 WIB dari seorang pelapor bernama Hengky. Tak berselang lama, satu menit kemudian, tim langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Setelah menempuh jarak sekitar 18 kilometer, petugas tiba di lokasi pada pukul 18.13 WIB dan segera melakukan penilaian awal (size up).
Status kebakaran saat itu dinyatakan merah, menandakan kondisi api cukup besar dan memerlukan penanganan intensif.
Kepala Peleton I, Akhmad Ilham Wahyudi, langsung memimpin jalannya operasi pemadaman dengan mengerahkan sejumlah unit, di antaranya mobil pemadam kebakaran, unit rescue, serta dukungan tambahan dari peleton lain dan berbagai instansi terkait.

“Personel segera menggelar selang dan melakukan upaya pemadaman ke arah tongkang yang terbakar,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Berdasarkan keterangan warga setempat, kebakaran diduga dipicu oleh sambaran petir yang mengenai mesin pompa tongkang.
Insiden tersebut sempat menimbulkan ledakan sebelum akhirnya api membesar dan disertai kepulan asap tebal.
Upaya pemadaman berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Api akhirnya berhasil dilokalisir pada pukul 20.15 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan akhir (overhaul). Operasi secara keseluruhan dinyatakan selesai pada pukul 21.40 WIB.
Dalam kejadian ini, tercatat tiga orang menjadi korban. Satu orang mengalami luka di bagian kepala, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih belum diketahui identitas maupun kondisinya. Hingga saat ini, identitas para korban belum dapat dipastikan.
Selain petugas pemadam kebakaran, penanganan kejadian ini juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD, PMI, Kementerian Perhubungan, KSOP, Polairud, Polsek Baamang, Basarnas, Pelindo, Pertamina, serta sejumlah relawan.
Dugaan penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Setelah seluruh rangkaian operasi selesai, seluruh personel dan unit kembali ke markas komando pada pukul 22.50 WIB.
(Tbk)
Tidak ada komentar