PALANGKA RAYA, MEDIASUARAKALTENG.ID – Rombongan Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia bersama sejumlah pejabat tinggi negara tiba di Apron Lama Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan ini dalam rangka peninjauan lahan milik PT Asmin Koalindo Tuhup di Kabupaten Murung Raya.
Kedatangan rombongan diawali pada pukul 08.35 WIB dengan tiba-nya tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dipimpin Kepala BPKP, Dr. Muhammad Yusuf Ateh, menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737-400.
Rombongan tersebut terdiri dari pejabat BPKP, unsur TNI, Kejaksaan Agung, Polri, serta perwakilan kementerian terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Kehutanan.

Turut hadir pula tim Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) serta awak media nasional.
Selanjutnya, pada pukul 09.46 WIB, rombongan Menhan RI tiba menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737-800 di Bandara Khusus TNI AU Tjilik Riwut.
Dalam rombongan tersebut turut hadir Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah bersama unsur Forkopimda, antara lain Pangdam, Kapolda, Kajati, Kabinda, serta sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait lainnya.

Sekitar pukul 10.05 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi PT Asmin Koalindo Tuhup di Kabupaten Murung Raya menggunakan helikopter TNI AU jenis Super Puma dan Caracal.
Perjalanan udara tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar 60 menit.
Peninjauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas dugaan pelanggaran di sektor pertambangan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut, yang disebut telah menimbulkan kerugian negara.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penegakan hukum serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan di wilayah Kalimantan Tengah.
Tidak ada komentar