
KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Timur resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 Tahun 2026 yang berlangsung di UPTD BLK Kotim, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri.
Penanggung jawab kegiatan, Salman Al Farisi, S.Kom, mengatakan pelatihan berbasis kompetensi tersebut terlaksana dengan baik dan menjadi salah satu program strategis untuk membekali masyarakat dengan keterampilan kerja sesuai kebutuhan pasar.
“Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 merupakan program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembekalan keterampilan kerja agar masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri,” ujarnya.

Pada Batch 3 Tahun 2026, pelatihan dibagi ke dalam tiga program keahlian, yakni Menyiapkan Produk Roti (Bakery), Teknisi Instalasi Tenaga, dan Fillet Welder SMAW Posisi 2F.
Sebanyak 42 peserta mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari 16 peserta pelatihan Bakery dari 29 pendaftar, 16 peserta Teknisi Instalasi Tenaga dari 25 pendaftar, serta 10 peserta Fillet Welder SMAW Posisi 2F dari 21 pendaftar.
Sebanyak 11 calon peserta pelatihan pengelasan tidak hadir saat proses wawancara.
Pelatihan berlangsung selama 23 hari kerja dengan metode pembelajaran teori dan praktik sesuai standar kompetensi.
Seluruh peserta memperoleh fasilitas berupa pelatihan gratis, pakaian praktik, tas dan alat tulis, modul pelatihan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta uang saku sebesar Rp20.000 per hari sesuai jumlah kehadiran.
Salman berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kompetensi masyarakat, membuka peluang kerja maupun usaha mandiri, serta melahirkan tenaga kerja yang memiliki daya saing tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kotawaringin Timur, Dr. Rusnah, M.Pd, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan prioritas pembangunan nasional maupun daerah.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya.
Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi investasi penting agar masyarakat mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah.
“Dunia usaha saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi, disiplin, etos kerja, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan,” katanya.

Ia menjelaskan, melalui UPTD BLK, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus menghadirkan pelatihan berbasis kompetensi yang lebih menitikberatkan pada praktik kerja sehingga peserta memiliki keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja maupun untuk berwirausaha.
Dr. Rusnah juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan disiplin, mematuhi tata tertib, menghormati instruktur, memperbanyak praktik, menjaga keselamatan kerja, serta menumbuhkan sikap profesional, jujur, dan bertanggung jawab.
“Saya berharap setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi benar-benar memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan melalui kemampuan kerja. Sertifikat akan lebih bermakna apabila diiringi keterampilan yang nyata,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, lanjutnya, akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan melalui pengembangan sarana dan prasarana BLK, peningkatan kompetensi instruktur, penyelenggaraan pelatihan sesuai kebutuhan pasar kerja, serta memperkuat kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, dan berbagai pemangku kepentingan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala UPTD BLK Kotawaringin Timur, Idris Sugiono, SH, MAP, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, instruktur, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap seluruh rangkaian Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Tahun 2026 berjalan lancar serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, siap bekerja, siap berwirausaha, dan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
(Tbk)
Tidak ada komentar