KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang yang diduga narkotika jenis sabu melalui layanan penitipan barang dan makanan untuk warga binaan, Senin (20/7/2026).
Percobaan penyelundupan tersebut diduga dilakukan oleh seorang pengunjung berinisial NA.
Barang yang diduga sabu berhasil terdeteksi saat proses pemeriksaan berkat ketelitian dan kewaspadaan seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertugas di pos layanan penerimaan titipan.
Setelah menemukan barang mencurigakan, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Sampit segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pengunjung yang diduga membawa barang terlarang tersebut kemudian diamankan oleh petugas sebelum diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur untuk menjalani proses penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, mengapresiasi profesionalisme dan kewaspadaan petugas, khususnya CPNS yang berhasil menggagalkan upaya masuknya narkotika ke dalam lapas.
Menurutnya, tindakan tersebut sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang bersih dari peredaran narkoba.
“Saya mengapresiasi kinerja petugas yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, teliti, dan sesuai prosedur. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen seluruh jajaran Lapas Sampit dalam menjaga keamanan serta mewujudkan lapas yang bersih dari peredaran narkoba. Sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus kami perkuat untuk mencegah segala bentuk penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas,” ujar Muhammad Yani.
Lapas Kelas IIB Sampit menegaskan akan terus memperketat pengawasan terhadap seluruh layanan kunjungan maupun penitipan barang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan serta mencegah masuknya narkotika dan barang-barang terlarang ke dalam lapas.
(Tbk)
Tidak ada komentar