SAMPIT // MEDIASUARAKALTENG.ID— Setelah cukup lama vakum dari berbagai kegiatan, komunitas musik gitar di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), SGC (Sampit Guitar Community) kembali menggelar kegiatan bersama bertajuk “Sampit Guitar Community Gathering”, Jumat malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Senyuman Seni Melodi” tersebut berlangsung di Cafe 9 Coffee, Jalan Ahmad Yani, Sampit, dan diikuti para pemain gitar dari berbagai kalangan, mulai dari senior hingga pemain yang masih tergolong junior.
SGC diketahui telah berdiri sejak pertengahan tahun 2013. Komunitas ini dipimpin oleh Indrawan, atau yang akrab disapa Paul Indrawan, dengan Bonny sebagai wakil ketua dan Zunai sebagai bendahara.
Kegiatan gathering kali ini menjadi momentum bagi para anggota untuk kembali mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan kembali aktivitas komunitas yang sempat lama vakum.
Selain gathering dan rapat anggota, acara juga diramaikan dengan solo guitar jam session. Para pemain secara bergantian menunjukkan kemampuan mereka dalam memainkan gitar dan menikmati suasana kebersamaan dalam dunia musik.
Setidaknya terdapat sekitar 18 player yang hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wawan, Rully Gates, Ijul, Aidie, Bonny, Uli, Lucas, Nando Tendo, Antho, Rizal, Ali, Imam, Emo, Picik Agus, Alie, Yudho, Junaidi dan Paul Engkong.
Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul bagi para pemain lama, tetapi juga mempertemukan pemain dari berbagai generasi. Hal ini menjadi salah satu kekuatan SGC untuk terus berkembang dan memperluas jaringan komunitas gitar di Sampit.
Zunai: Dulu Kegiatan SGC Cukup Rutin
Salah satu anggota SGC yang tergolong senior, Zunai, menambahkan bahwa kegiatan komunitas tersebut pada awalnya cukup rutin dilaksanakan. Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas para anggota membuat pertemuan semakin jarang dilakukan.
“Dulunya kegiatan ini lumayan rutin. Namun karena beberapa anggota ada yang bekerja, ada yang keluar kota, dan ada juga yang sibuk dengan keluarga, akhirnya kegiatan ini mulai jarang dilakukan,” ujar Zunai.
Menurutnya, antusiasme para anggota untuk kembali berkumpul menunjukkan bahwa ikatan silaturahmi di antara anggota SGC masih sangat kuat.
Bahkan, dalam kegiatan gathering tersebut terdapat anggota yang datang dari luar Sampit. Salah satunya Rizal, yang merupakan salah satu anggota senior dan rela datang jauh-jauh dari Pangkalan Bun untuk mengikuti acara tersebut.
“Bahkan ada yang jauh-jauh dari Pangkalan Bun, seperti Abang Rizal, senior kita juga, untuk bisa ikut dalam acara gathering ini. Ini menunjukkan bahwa semangat untuk bersilaturahmi dengan teman-teman SGC masih sangat kuat,” tambahnya.
Hal tersebut sekaligus menjadi penyemangat bagi anggota lainnya agar SGC kembali aktif dan mampu menjadi wadah bagi para pecinta gitar untuk bertemu, berbagi pengalaman, serta mengembangkan kemampuan bermusik.
Harapan SGC Semakin Solid
Sementara itu, Lucas berharap kegiatan yang kembali digelar tersebut dapat menjadi awal dari kegiatan-kegiatan positif lainnya.
“Harapannya semoga kegiatan ini semakin positif dan bisa menarik teman-teman di Sampit yang memiliki hobi yang sama untuk bergabung. Dengan begitu, SGC bisa semakin solid dan semakin luas,” ujarnya.
Ia juga berharap Sampit Guitar Community Gathering tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah silaturahmi, berbagi pengalaman, serta menyalurkan kreativitas para pecinta gitar di Sampit.
Acara berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Perbedaan usia maupun latar belakang para pemain tidak menjadi penghalang untuk menyatukan mereka dalam satu kecintaan yang sama terhadap musik dan gitar.
Bangkitnya kembali SGC diharapkan dapat memberikan warna baru bagi perkembangan komunitas musik di Kabupaten Kotawaringin Timur, sekaligus menjadi ruang positif bagi para gitaris senior maupun generasi muda untuk terus berkarya.
Dari petikan senar, lahir persahabatan. Dari melodi, terjalin kembali silaturahmi. SGC pun diharapkan terus hidup dan berkembang bersama para pecinta gitar di Sampit.
Tidak ada komentar