
KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – Tak mengenal waktu dalam menjalankan tugas, personel Standby On Call Kodim 1015/Sampit bersama tim gabungan kembali turun langsung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Tjilik Riwut Km 10, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (22/9/2026) malam.
Dalam penanganan tersebut, turut hadir Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., Wakil Bupati Kotim Irawati, S.Pd., M.A.P., dua regu personel Standby On Call Kodim 1015/Sampit, serta personel gabungan Posko BPBD Karhutla Kabupaten Kotim dan instansi terkait lainnya.
Untuk mempercepat proses pemadaman, Kodim 1015/Sampit mengerahkan dua unit mobil pemadam.
Sementara itu, Posko BPBD Kotim mengerahkan empat unit mobil pemadam ke lokasi.
Petugas juga menggunakan sejumlah selang dan nozzle untuk menjangkau titik-titik api yang masih terbakar.
Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Hembusan angin membuat api lebih cepat menjalar sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan kobaran api.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat personel di lapangan. Dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi antarinstansi, petugas terus melakukan penyemprotan dan pengendalian api pada sejumlah titik.
Berkat kerja sama seluruh personel yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lainnya.

Usai pemadaman, petugas tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak kembali muncul titik api.
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, kesiapsiagaan, serta sinergi seluruh unsur yang terlibat.
“Personel Standby On Call Kodim 1015/Sampit harus selalu siap bergerak kapan pun dibutuhkan. Karhutla tidak mengenal waktu, sehingga kita juga harus selalu siap melaksanakan pemadaman dan pengendalian api, terutama ketika kondisi angin cukup kencang yang dapat menyebabkan api cepat menjalar,” ujarnya.
Ia menegaskan, Kodim 1015/Sampit akan terus meningkatkan koordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla.
“Yang paling utama adalah mencegah api agar tidak meluas dan mengganggu keselamatan masyarakat. Saya mengapresiasi seluruh personel yang telah bekerja di lapangan dengan penuh semangat serta mengedepankan keselamatan dan kerja sama tim,” tukasnya.
(Cath)
Tidak ada komentar