Bulog Kotim Pastikan Harga Beras Stabil, Stok Aman hingga 9 Bulan ke Depan

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Apr 2026 09:20 9 Redaksi Kalteng

KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan harga beras cadangan pemerintah (CBP) jenis medium tetap stabil meskipun situasi global, termasuk dinamika di kawasan Timur Tengah, tengah memanas.

Kepala Bulog Kotim, Muhammad Azwar Fuad, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana kenaikan harga dari pemerintah.

“Harga beras CBP medium tidak mengalami kenaikan. Pemerintah juga tidak memiliki rencana untuk menaikkan harga,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, harga beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram di tingkat konsumen. Sementara itu, mitra Bulog dapat menebus beras di gudang dengan harga Rp11.300 per kilogram.

Dari sisi ketersediaan, Bulog Kotim memastikan stok beras dalam kondisi aman. Saat ini, jumlah stok mencapai sekitar 6.800 ton, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 8 hingga 9 bulan ke depan.

“Stok kami terus bertambah, terutama karena saat ini memasuki puncak panen di wilayah Lempuyang pada bulan April, berdasarkan informasi dari Dinas Pertanian Kotim. Jadi secara ketersediaan, tidak ada kendala,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bulog juga berencana menambah kapasitas penyimpanan dengan menyewa gudang tambahan guna menampung hasil panen petani.

Meski di pasaran umum harga beras swasta dilaporkan mengalami kenaikan, Bulog memastikan harga beras yang disalurkan tetap stabil.

Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan outlet maupun mitra Bulog terdekat guna mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Selain beras, Bulog Kotim juga menyediakan komoditas lain seperti minyak goreng, gula pasir, serta beras premium.

Salah satu produk unggulan adalah beras premium merek Punokawan yang dijual sesuai HET sebesar Rp77.000 untuk kemasan 5 kilogram.

Untuk komoditas minyak goreng, Bulog mendistribusikan merek Minyakita kepada mitra dengan harga Rp14.500 per liter. Selanjutnya, mitra menjual kepada masyarakat dengan harga maksimal Rp15.700 per liter sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan kondisi stok yang aman dan harga yang terkendali, Bulog Kotim memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai dinamika global.
(Tbk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA