Gubernur, Kapolda dan Pangdam Cek Kesiapan Penanganan Karhutla di Kotim

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Agu 2026 18:56 38 Redaksi Kalteng

KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi perhatian serius jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI-Polri.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Drs. Iwan Kurniawan, dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin turun langsung meninjau kesiapan penanganan karhutla di Kantor BPBD Kotim, Jumat (28/8/2026) sore.

Kedatangan pimpinan provinsi tersebut turut didampingi Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, Bupati Kotim H. Halikinnor, Danrem 102/Panju Panjung, serta jajaran Forkopimda Kotim.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melakukan koordinasi sekaligus mengevaluasi kondisi terkini karhutla, termasuk pemetaan titik panas (hotspot), kesiapan personel, sarana pendukung, hingga ketersediaan logistik.

Tak hanya melakukan pengecekan, rombongan juga memberikan apresiasi kepada para personel Satgas Karhutla yang tetap siaga di tengah tingginya risiko kebakaran.

Bingkisan secara simbolis diserahkan kepada petugas sebagai bentuk dukungan dan penghargaan atas pengabdian mereka di lapangan.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, kehadiran langsung Gubernur, Kapolda, dan Pangdam menjadi motivasi tambahan bagi seluruh personel gabungan yang saat ini bertugas menangani karhutla.

“Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah dan pimpinan TNI-Polri terhadap penanganan karhutla di Kotim. Kami siap menjalankan seluruh arahan dan instruksi yang diberikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat untuk mempercepat mobilisasi personel, meningkatkan efektivitas pemadaman, serta memastikan kebutuhan logistik di lapangan tetap terpenuhi.

Dengan koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sekaligus mencegah meluasnya titik kebakaran.

Masyarakat juga diminta ikut berperan dalam pencegahan karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.
(Cath)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA