
KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengunjungi langsung kediaman warga di Jalan Delima 6, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin (21/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga yang telah menerima sejumlah program bantuan pemerintah sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Halikinnor didampingi Ketua Baznas Kabupaten Kotim dan Lurah Mentawa Baru Hilir.
Bupati meninjau kondisi rumah warga yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah serta berdialog untuk mengetahui kebutuhan masyarakat penerima bantuan.
Warga yang dikunjungi merupakan masyarakat yang telah terdata sebagai penerima berbagai program pemerintah, termasuk bantuan pangan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pusat.
Data penerima tersebut tercatat dalam desil 3 pada data sosial ekonomi yang menjadi salah satu dasar penetapan sasaran program bantuan.
“Kita ingin melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. Dengan datang ke rumah, kita bisa mengetahui apa yang sudah diterima, bagaimana kondisi tempat tinggalnya, dan apakah masih ada kebutuhan lain yang perlu mendapat perhatian,” ujar Halikinnor.

Menurutnya, perhatian pemerintah kepada masyarakat tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan sosial.
Kebutuhan dasar lainnya, termasuk pelayanan kesehatan, juga harus dipastikan dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Pelayanan kepada masyarakat harus kita dekatkan. Kalau ada warga yang karena kondisi tertentu tidak bisa datang ke fasilitas kesehatan, maka pelayanan yang datang ke rumah seperti ini sangat membantu,” katanya.
Selain meninjau bantuan, pada kesempatan tersebut Kelurahan Mentawa Baru Hilir bersama Puskesmas Ketapang 1 turut memberikan pelayanan kesehatan secara langsung ke rumah warga.
Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan serta pengecekan kepesertaan BPJS Kesehatan untuk memastikan status kepesertaan warga tetap aktif.
Pelayanan dilakukan dengan sistem jemput bola, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Halikinnor menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, kelurahan, fasilitas kesehatan, dan Baznas diperlukan agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian secara menyeluruh.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu bersinergi agar bantuan sosial, perbaikan rumah dan pelayanan kesehatan bisa berjalan bersama dan menyentuh masyarakat yang memang membutuhkan,” tegasnya.
Melalui kunjungan dan pelayanan langsung tersebut, Pemkab Kotim berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama warga yang membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari tempat tinggal, pangan, bantuan sosial hingga layanan kesehatan.
(Cath)
Tidak ada komentar