SERUYAN, MEDIASUARAKALTENG.ID – Dua titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Desa Durian Kait, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Seruyan, Minggu (6/9/2026) dini hari.
Tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Karhutla (SIPongi) dari data NASA-SNPP, kedua hotspot terdeteksi pada pukul 00.49 WIB dengan tingkat kepercayaan medium.
Hotspot pertama berada di koordinat -2.22571° lintang dan 112.15813° bujur. Sementara hotspot kedua berada di koordinat -2.22509° lintang dan 112.15426° bujur. Kedua titik tersebut diketahui berada berdekatan.
Menindaklanjuti temuan itu, personel Polsek Seruyan Tengah bersama TNI, BPBD, dan Manggala Agni segera melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.
Personel yang terlibat antara lain Aiptu Frengky Susanto, Bripda Jogri Dwi Guna, 2 personel TNI, 2 personel BPBD, dan 2 personel Manggala Agni.

Di lokasi, petugas melakukan pemadaman dan pendinginan di sekitar area hotspot.
Langkah pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Kapolsek Seruyan Tengah, IPDA Martono, S.M., mengatakan pemantauan hotspot merupakan langkah penting untuk mendeteksi potensi Karhutla sejak dini.
“Setiap informasi hotspot yang terdeteksi menjadi perhatian kami untuk segera dicek. Karena kedua titik lokasinya berdekatan, petugas bersama unsur terkait langsung melakukan pemadaman dan pendinginan sebagai langkah antisipasi agar api tidak berkembang dan meluas,” ujar IPDA Martono.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada selama musim kemarau dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila melihat adanya titik api, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan pencegahan Karhutla di Kabupaten Seruyan.
(Cath)
Tidak ada komentar