Mediasi Sengketa Lahan 26,4 Hektare Buntu, Ketua Perkumpulan Borneo Jaya Bersatu: Kami akan Kembali Kuasai Lapangan

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Jul 2026 13:07 55 Redaksi Kalteng

 

KOTIM, MEDIASUARAKALTENG.ID – Mediasi penyelesaian sengketa lahan milik Isti Su’ilah seluas 26,4 hektare yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman KM 16, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dengan legalitas Surat Keterangan Tanah (SKT) dan Surat Izin Galian C, bersama Perkumpulan Borneo Jaya Bersatu, berakhir tanpa kesepakatan.

Mediasi yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotim, Jalan Ahmad Yani, Sampit, Rabu (29/7/2026), dinyatakan gagal setelah kedua belah pihak tidak menemukan titik temu.

Usai mediasi, Ketua Perkumpulan Borneo Jaya Bersatu, Auri, menegaskan bahwa pihaknya menganggap proses mediasi telah gagal sehingga kelompoknya memutuskan kembali menguasai lahan yang disengketakan.

“Tadi di mediasi sudah kami tegaskan dan kami sampaikan resumenya. Inti poinnya, kami menganggap karena tidak ada titik temu yang baik dan tidak ada jalan keluarnya, artinya mediasi ini kami anggap gagal. Kami akan kembali menguasai lapangan sesuai dengan pedoman kami, apa pun yang terjadi,” ujar Auri didampingi para pengurus.

Auri juga menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta dukungan dari Ketua Dewan Pimpinan Penyang Sahawung untuk membantu menjaga lokasi sengketa.

“Karena itu kami sudah memohon bantuan kepada Pak Rangkap selaku Ketua Dewan Pimpinan Penyang Sahawung. Pihak itulah nanti yang kami minta membantu menjaga di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi usai mediasi, pihak Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur maupun pihak Isti Su’ilah memilih tidak memberikan keterangan kepada awak media terkait hasil mediasi tersebut.

Dengan berakhirnya mediasi tanpa kesepakatan, penyelesaian sengketa lahan seluas 26,4 hektare tersebut masih belum menemukan titik terang dan berpotensi berlanjut melalui mekanisme atau langkah lain sesuai ketentuan yang berlaku.
(Ket)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA