Polres Kotim Pastikan Kabar Tawuran di Samuda Tidak Benar

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Jan 2026 06:02 45 Redaksi Kalteng

 

KOTIM, Mediasuarakalteng.id – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan kabar terkait adanya tawuran di wilayah Samuda yang beredar di media sosial adalah tidak benar alias hoaks. Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun Facebook Maria Mua Samuda di grup KABAR SAMUDA pada Selasa, 20 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Kepastian tersebut disampaikan Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko, S.E., Kamis (22/1/2026).

AKP Edy Wiyoko menjelaskan, menindaklanjuti informasi yang beredar, personel Polsek Jaya Karya segera melaksanakan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan monitoring terkait isu tawuran yang meresahkan masyarakat Samuda.

“Berdasarkan hasil pulbaket di lapangan, tidak ditemukan adanya peristiwa tawuran sebagaimana yang diberitakan di media sosial,” jelasnya.

Dari keterangan pemilik akun Facebook Maria Mua Samuda, yakni Sdri. Maria Ulfah, yang bersangkutan mengaku tidak melihat langsung adanya aksi tawuran. Ia hanya melihat sekelompok remaja berjumlah sekitar 6 hingga 7 orang melintas menggunakan kendaraan roda dua pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.

Kelompok remaja tersebut terlihat membawa senapan angin dan parang (samurai) saat melintas di depan Cafe Clowfee, Jalan Partoe Muksin, Kelurahan Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Selain itu, keterangan dari warga masyarakat di sepanjang Jalan Partoe Muksin menyebutkan bahwa aktivitas tersebut bukan tawuran, melainkan kegiatan warga yang biasa melakukan berburu burung, ikan, dan kodok pada malam hari, dengan menggunakan peralatan seperti senapan angin, parang, dan tombak ikan.

“Dari hasil pengecekan, dipastikan tidak terjadi aksi tawuran di lokasi tersebut,” tegas AKP Edy.

Atas beredarnya informasi yang tidak benar tersebut, pemilik akun Facebook Maria Mua Samuda telah membuat klarifikasi serta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas unggahan yang menimbulkan keresahan.

Polres Kotim menegaskan bahwa klarifikasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Jaya Karya Samuda.

Pihak kepolisian juga akan terus melakukan patroli rutin pada jam-jam rawan malam hari guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” pungkas AKP Edy Wiyoko.
(Tbk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA